Public's Articles

Blog ini dibuat khusus bagi yang suka membaca dan menulis artikel. Tulisan-tulisan yang dibuat selain oleh Admin Website bukanlah artikel resmi dari website ini. Administrator website berhak untuk merubah dan merapikan artikel-artikel yang ditulis. Lengkapilah profil anda, seperti nama, alamat, foto profil, cover, dll. Hanya artikel-artikel yang ditulis oleh penulis yang profilnya sudah lengkap yang akan ditampilkan di website ini.

Karakteristik, Indikasi dan Temuan Endoskopi Saluran Cerna Atas pada pasien Anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

Karakteristik, Indikasi dan Temuan Endoskopi Saluran Cerna Atas pada pasien Anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
 
Pemeriksaan endoskopi saluran cerna pada anak sudah semakin berkembang dan telah banyak dilakukan di berbagai rumah sakit propinsi termasuk propinsi Riau. Berbagai penyakit saluran cerna pada anak memerlukan pemeriksaan endoskopi guna menemukan kelaianan dan menentukan pengobatan yang tepat sehingga terjadinya penurunan angka kesakitan dan kematian.
Continue reading
Rate this blog entry:
2752 Hits
0 Comments

Pencegahan Diare Persisten

Pencegahan Diare Persisten

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit potensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Diare persisten didefinisikan sebagai berlanjutnya episode diare selama 14 hari atau lebih yang dimulai suatu diare cair akut atau diare berdarah (disentri ).  Diare persisten tidak termasuk diare kronik atau diare berulang seperti penyakit sprue, gluten sensitive enteropathi . Menurut Walker-Smith diare persisten sebagai diare mulai secara akut tetapi bertahan lebih dari 2 minggu setelah onset akut.  Dari delapan studi kumunitas di Asia dan Amerika Latin didapat persentase diare persisten antara 3 sampai 23% dari seluruh kasus diare.

Continue reading
Rate this blog entry:
1066 Hits
0 Comments

The Role of Laboratory Diagnosis in Children with Chronic Diarrhea

Chronic diarrhea is defined as diarrhea which has occurred for more than 14 days and if it is caused by infection, then it is known as persistent diarrhea. The incidence rate of persistent diarrhea in some developing countries is ranged between 3-23%.1,2 In order to establish diagnosis and to provide treatment of chronic or persistent diarrhea, we need a simple and non-invasive examination such as stool analysis. It should be continued with stool culture and stool parasite analysis to discover the etiologic pathogenic bacteria or parasite.3,4 Invasive examination such as colonoscopy is occasionally needed in order to discover infective colitis grossly and to obtain colon biopsy at once to differentiate infection and non-specific inflammation.5 This study is aimed to recognize the result of stool examination and colonoscopy in patients with persistent diarrhea in Department of Pediatrics Cipto Mangunkusumo hospital for three months period.

Baca Selengkapnya (PDF) :
Continue reading
Rate this blog entry:
5945 Hits
0 Comments

The efficacy of single-dose albendazole for the treatment of ascariasis

The efficacy of single-dose albendazole for the treatment of ascariasis

ABSTRACT
Objective : This study aims to assess the efficacy of single-dose albendazole in treating mild, moderate, and severe ascariasis.
Methods : Stool specimens were collected from randomly selected elementary school children in Suka village, Sumatera Utara, from March to April 2002. Based on the number of eggs per gram feces (NEPG), samples were categorized as mild (NEPG < 7000), moderate (NEPG 7000-35,000), or severe (NEPG > 35,000) ascariasis.

Baca Selengkapnya (PDF) :
Continue reading
Rate this blog entry:
5616 Hits
0 Comments

Diare Persisten: Karakteristik Pasien, Klinis, Laboratorium, dan Penyakit Penyerta

Diare Persisten: Karakteristik Pasien, Klinis, Laboratorium, dan Penyakit Penyerta

Dilaporkan angka kejadian diare persisten pada beberapa negara berkembang berkisar antara 3%-23%. Di Indonesia, kejadian diare persisten belum banyak dilaporkan karena kejadian diare persisten sering bersamaan dengan penyakit lainnya seperti otitis media akut, infeksi saluran kemih, pneumonia dan gizi buruk.2 Diare persisten secara definisi berarti diare yang berlangsung lebih dari 14 hari dengan penyebab infeksi. WHO CDC program tahun 1991 melaporkan kejadian diare persisten di Indonesia pada bayi sekitar 4%. Estimasi dari WHO dan UNICEF tahun 1991 mengatakan bahwa diare persisten merupakan 10% dari kejadian diare dengan kematian 35% pada anak di bawah 5 tahun.3

Baca Selengkapnya (PDF) :
Continue reading
Rate this blog entry:
5416 Hits
0 Comments

Dampak Diare Persisten terhadap Tumbuh Kembang Anak sampai Remaja dan Keluarganya

Dampak  Diare Persisten terhadap Tumbuh Kembang Anak sampai  Remaja dan Keluarganya

Diare persisten adalah diare yang berlangsung lebih dari 14 hari dimana infeksi adalah sebagai penyebabnya.atau diare kronik yang disebabkan infeksi. (WHO 1988) Gordon dan taylor nengatakan adannya hubungan timbal balik antara infeksi dan nutrisi. Infeksi akan menyebabkan gangguan nutrisi dimana terjadi berkurangnya intake kalori dan absorbsi intestinal, meningkatnya katabolisme dan kebutuhan nutrient untuk pertumbuhan dan sintesa sel. Sebaliknya kekurangan nutrisi akan menyebabkan meningkatnya risiko infeksi oleh karena berkurangnya kemampuan proteksi kulit dan mukosa disamping terganggunya fungsi imun dari host.1  

Continue reading
Rate this blog entry:
5931 Hits
0 Comments

Prediktor Keberhasilan Ekstubasi pada Bayi dan Anak

Prediktor Keberhasilan Ekstubasi pada Bayi dan Anak

Ekstubasi adalah tindakan mengeluarkan pipa endotrakeal dari posisinya. Seringkali klinisi mengalami kesulitan dalam menentukan saat yang tepat untuk melakukan ekstubasi; ekstubasi yang terlalu cepat (prematur) akan menyebabkan kegagalan sehingga pasien memerlukan reintubasi. Ekstubasi yang berlangsung lama akan menyebabkan intubasi yang tidak diperlukan, sehingga kemungkinan dapat terjadi trauma saluran nafas, infeksi nosokomial, dan bertambah lama hari rawat dengan akibat biaya perawatan meningkat.

Continue reading
Rate this blog entry:
5924 Hits
0 Comments

Monografi Seftriakson (Sefalosporin Generasi ke tiga)

Monografi Seftriakson (Sefalosporin Generasi ke tiga)

Sefalosforin termasuk golongan antibiotika betalaktam. Sefalosforin berasal dari fungus Cephalosporium acremonium yang di isolasi pada tahun 1948 oleh Brotzu. Fungus ini menghasilkan tiga macam antibiotika yaitu sefalosporin P, N, dan C. Dari ketiga antibiotika tersebut kemudian dikembangkan berbagai derivate sefalosporin semisintetik antara lain sefalosporin C.

Continue reading
Rate this blog entry:
6627 Hits
0 Comments

Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Jangka Panjang Gangguan Tumbuh Kembang Anak Akibat Diare Persisten

Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Jangka Panjang Gangguan Tumbuh Kembang Anak Akibat Diare Persisten

Diare Persisten didefinisikan sebagai diare yang disebabkan infeksi yang berlangsung lebih dari 14 hari. Penatalaksanaan diare persisten pada anak menimbulkan keputus asaan bagi tenaga kesehatan dan keluarga menyebabkan penggunaan yang berlebihan terhadap obat-atau antibiotika. Belakangan ini beberapa Negara berkembang melaporkan keberhasilan penatalaksanaan diare persisten pada anak dengan pemberian diet harian yang mengandung muatan local yang tidak mahal dan suplementasi mikronutrien.1  

Continue reading
Rate this blog entry:
5735 Hits
0 Comments

Etiologi dan Pathogenesis Diare Persisten

Pendahuluan

Diare persisten merupakan penyebab penting kematian pada anak di negara berkembang.  Organisasi Kesehatan Dunia mengakui bahwa usaha untuk mengendalikan diare persisten belumlah cukup. Beberapa studi telah dilakukan untuk dapat merumuskan strategi penatalaksanaan dan pengendalian diare persisten.1 Sekitar 10 – 15 % episode diare akut akan menjadi diare persisten yang sering menyebabkan gizi buruk dan meningkatkan kematian.  Diare persisten sebagai penyebab 30 – 50 % kematian karena diare di negara berkembang.2,3

Continue reading
Rate this blog entry:
6158 Hits
0 Comments