Dilaporkan angka kejadian diare persisten pada beberapa negara berkembang berkisar antara 3%-23%. Di Indonesia, kejadian diare persisten belum banyak dilaporkan karena kejadian diare persisten sering bersamaan dengan penyakit lainnya seperti otitis media akut, infeksi saluran kemih, pneumonia dan gizi buruk.2 Diare persisten secara definisi berarti diare yang berlangsung lebih dari 14 hari dengan penyebab infeksi. WHO CDC program tahun 1991 melaporkan kejadian diare persisten di Indonesia pada bayi sekitar 4%. Estimasi dari WHO dan UNICEF tahun 1991 mengatakan bahwa diare persisten merupakan 10% dari kejadian diare dengan kematian 35% pada anak di bawah 5 tahun.3

Follow Us

Most Read

  • Week

  • Month

  • All