Public's Articles

Blog ini dibuat khusus bagi yang suka membaca dan menulis artikel. Tulisan-tulisan yang dibuat selain oleh Admin Website bukanlah artikel resmi dari website ini. Administrator website berhak untuk merubah dan merapikan artikel-artikel yang ditulis. Lengkapilah profil anda, seperti nama, alamat, foto profil, cover, dll. Hanya artikel-artikel yang ditulis oleh penulis yang profilnya sudah lengkap yang akan ditampilkan di website ini.

Karakteristik, Indikasi dan Temuan Endoskopi Saluran Cerna Atas pada pasien Anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

Karakteristik, Indikasi dan Temuan Endoskopi Saluran Cerna Atas pada pasien Anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Pemeriksaan endoskopi saluran cerna pada anak sudah semakin berkembang dan telah banyak dilakukan di berbagai rumah sakit propinsi termasuk propinsi Riau. Berbagai penyakit saluran cerna pada anak memerlukan pemeriksaan endoskopi guna menemukan kelaianan dan menentukan pengobatan yang tepat sehingga terjadinya penurunan angka kesakitan dan kematian.
Rate this blog entry:
Continue reading
2631 Hits
0 Comments

Pencegahan Diare Persisten

Pencegahan Diare Persisten

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit potensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Diare persisten didefinisikan sebagai berlanjutnya episode diare selama 14 hari atau lebih yang dimulai suatu diare cair akut atau diare berdarah (disentri ).  Diare persisten tidak termasuk diare kronik atau diare berulang seperti penyakit sprue, gluten sensitive enteropathi . Menurut Walker-Smith diare persisten sebagai diare mulai secara akut tetapi bertahan lebih dari 2 minggu setelah onset akut.  Dari delapan studi kumunitas di Asia dan Amerika Latin didapat persentase diare persisten antara 3 sampai 23% dari seluruh kasus diare.

Rate this blog entry:
Continue reading
996 Hits
0 Comments

The Role of Laboratory Diagnosis in Children with Chronic Diarrhea

Chronic diarrhea is defined as diarrhea which has occurred for more than 14 days and if it is caused by infection, then it is known as persistent diarrhea. The incidence rate of persistent diarrhea in some developing countries is ranged between 3-23%.1,2 In order to establish diagnosis and to provide treatment of chronic or persistent diarrhea, we need a simple and non-invasive examination such as stool analysis. It should be continued with stool culture and stool parasite analysis to discover the etiologic pathogenic bacteria or parasite.3,4 Invasive examination such as colonoscopy is occasionally needed in order to discover infective colitis grossly and to obtain colon biopsy at once to differentiate infection and non-specific inflammation.5 This study is aimed to recognize the result of stool examination and colonoscopy in patients with persistent diarrhea in Department of Pediatrics Cipto Mangunkusumo hospital for three months period.
Rate this blog entry:
Continue reading
5909 Hits
0 Comments

The efficacy of single-dose albendazole for the treatment of ascariasis

The efficacy of single-dose albendazole for the treatment of ascariasis

ABSTRACT
Objective : This study aims to assess the efficacy of single-dose albendazole in treating mild, moderate, and severe ascariasis.
Methods : Stool specimens were collected from randomly selected elementary school children in Suka village, Sumatera Utara, from March to April 2002. Based on the number of eggs per gram feces (NEPG), samples were categorized as mild (NEPG < 7000), moderate (NEPG 7000-35,000), or severe (NEPG > 35,000) ascariasis.

Rate this blog entry:
Continue reading
5576 Hits
0 Comments

Diare Persisten: Karakteristik Pasien, Klinis, Laboratorium, dan Penyakit Penyerta

Diare Persisten: Karakteristik Pasien, Klinis, Laboratorium, dan Penyakit Penyerta

Dilaporkan angka kejadian diare persisten pada beberapa negara berkembang berkisar antara 3%-23%. Di Indonesia, kejadian diare persisten belum banyak dilaporkan karena kejadian diare persisten sering bersamaan dengan penyakit lainnya seperti otitis media akut, infeksi saluran kemih, pneumonia dan gizi buruk.2 Diare persisten secara definisi berarti diare yang berlangsung lebih dari 14 hari dengan penyebab infeksi. WHO CDC program tahun 1991 melaporkan kejadian diare persisten di Indonesia pada bayi sekitar 4%. Estimasi dari WHO dan UNICEF tahun 1991 mengatakan bahwa diare persisten merupakan 10% dari kejadian diare dengan kematian 35% pada anak di bawah 5 tahun.3

Rate this blog entry:
Continue reading
5386 Hits
0 Comments